Aplikasi GIS Geographic Information system berbasis web (codeigniter) – bagian I

GIS atau Geographic Information System dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai sistem informasi geografis adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem informasi yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini. (sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_geografis).

Pada umumnya aplikasi GIS dibangun menggunakan aplikasi berbasis desktop semacam VB atau Delphi. Sekarang kita akan mencoba membuat aplikasi GIS berbasis web. Sebelumnya di komputer kita harus sudah terinstall aplikasi Apache Mysql dan PHP, mungkin bagi yang terbiasa menggunakan windows bisa langsung menginstall XAMPP (https://www.apachefriends.org/index.html) atau APPSERV (http://www.appservnetwork.com) sebagai server lokalnya.
Selanjutnya yang kita butuhkan adalah :

Oke, sekarang kita sudah mempunyai semua yang kita butuhkan untuk membuat aplikasi GIS sederhana. Biar lebih jelas, kita akan khususkan aplikasi yang kita buat hanya untuk memetakan jalan dan jembatan. Untuk jalan kita akan menggunakan polyline (ref : https://developers.google.com/maps/documentation/javascript/examples/polyline-simple) dan jembatan kita akan menggunakan marker (ref :https://developers.google.com/maps/documentation/javascript/markers) dari google map.

Pada aplikasi yang akan kita buat akan ada beberapa halaman, pada intinya dibagi menjadi 2 bagian yaitu bagian user dan bagian admin. Bagian user adalah bagian halaman yang akan menampilkan data yang tersimpan di database dan bagian admin adalah bagian halaman yang akan digunakan untuk mengolah lokasi yang akan disimpan di database.

Batasan masalah sudah jelas, semua yang dibutuhkan sudah didownload kecuali google mapnya. Sekarang langsung kita rancang aplikasi kita. Pertama kita buat databasenya dan juga tabel-tabelnya. Sebagai contoh kita buat database dengan nama “simpelgis” seperti pada gambar.

database

Selanjutnya adalah membuat tabel, yang dibutuhkan diantaranya :

  • Table tbl_user.
  • Table tbl_jalan
  • Table tbl_jembatan
  • Table tbl_koordinatjalan
  • Table tbl_koordinatjembatan

File sqlnya seperti dibawah ini.

CREATE TABLE tbl_user (
  id_user int(11) NOT NULL auto_increment primary key,
  username varchar(12) CHARACTER SET latin1 DEFAULT NULL,
  password varchar(512) CHARACTER SET latin1 DEFAULT NULL
) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=utf8;

CREATE TABLE tbl_jalan (
  id_jalan int(11) NOT NULL auto_increment primary key,
  namajalan varchar(12) CHARACTER SET latin1 DEFAULT NULL,
  keterangan text CHARACTER SET latin1
) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=utf8;

CREATE TABLE tbl_jembatan (
  id_jembatan int(11) NOT NULL auto_increment primary key,
  namajembatan varchar(12) CHARACTER SET latin1 DEFAULT NULL,
  keterangan text CHARACTER SET latin1
) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=utf8;

CREATE TABLE tbl_koordinatjalan (
  id_koordinatjalan int(11) NOT NULL auto_increment primary key,
  jalan_id int(11) DEFAULT NULL,
  latitude varchar(24) CHARACTER SET latin1 DEFAULT NULL,
  longitude varchar(24) CHARACTER SET latin1 DEFAULT NULL,
  foreign key (jalan_id) references tbl_jalan(id_jalan)
) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=utf8;

CREATE TABLE tbl_koordinatjembatan (
  id_koordinatjembatan int(11) NOT NULL auto_increment primary key,
  jembatan_id int(11) DEFAULT NULL,
  latitude varchar(24) CHARACTER SET latin1 DEFAULT NULL,
  longitude varchar(24) CHARACTER SET latin1 DEFAULT NULL,
  foreign key (jembatan_id) references tbl_jembatan(id_jembatan)
) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=utf8;
Struktur tabelnya dapat dilihat pada gambar di bawah.
skema table gis codeigniter
skema table gis codeigniter
Langkah pertama sudah selesai, langkah selanjutnya akan dijelaskan pada bagian kedua.

9 thoughts on “Aplikasi GIS Geographic Information system berbasis web (codeigniter) – bagian I

  1. kris Balas

    database ko ga kebaca yaaa dikasih nama ada dua simpel sama simple

    • fadlur PenulisBalas

      Cek lagi config/database.php mas. sesuaikan username dan passwordnya.

  2. rizal Balas

    mas, klo mau membuat SIG pos-pos pemantau merapi, lebih baiknya menggunakan apa?

    • fadlur PenulisBalas

      Maksudnya milih polyline atau marker gitu? Kalo pos-pos baiknya pake marker aja.

    • fadlur PenulisBalas

      Di dalam folder views kayak template lainnya mas. Di videonya udah ada kayaknya. Blm sempet update artikelnya.

  3. riko Balas

    mas klw penyimpanan database nya menggunakan wamp, itu bisa ga mas

  4. Pingback: Aplikasi GIS Geographic Information system berbasis web (codeigniter) – bagian I – Kodingan ID

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.